Manusia Buatan

Pasca Operasi
Bias warna jingga menelusup kisi-kisi jendela kamarku. Aku mengerjap-ngerjapkan mata menahan silau matahari. Di samping ranjangku tertempel sebuat postnote dari ibu.

Get well soon, my love
See you tomorrow 


Love you,
Mom

Pilihan
” Mrs.Eliz, please sign in here.”

Suster menunjuk sudut surat persetujuan operasi yang harus aku tanda tangani. Aku memandang ibu, dia megangguk. Aku ikut saja.

Aku dibawa ke satu ruang khusus yang serba putih. Dengan mengenakan pakaian steril, aku dimasukkan ke  sebuah tabung besar yang ada di tengah ruangan. Sinar biru memindaiku dari ujung kaki sampai ke ujung kepala. Dua puluh menit badanku tidak boleh bergerak, aku sanggup. Meski begitu pikiranku tetap saja bergerak, berlari kencang meninggalkan tubuhku, menuju masa lalu. Continue reading

Advertisements