Untuk: Candra.

Candra, apa kabar?

Kata banyak orang, hari ini tanggal 4 Oktober, kamu ulang tahun. Kita sudah sama-sama dewasa, tentunya sudah paham benar bahwa waktu sesungguhnya tidak pernah bisa terualang. Apatah lagi tahun, detik yang telah lewat saja tak kan bisa kita ulangi. Itulah waktu, sesuatu yang berjalan sekali.

Kata banyak orang, hari ini tanggal 4 Oktober, kamu ulang tahun. Suatu hari yang memiliki kesamaan tanggal dan bulan dengan suatu hari bertahun lalu ketika kamu dilahirkan. Saat pertama kali menghirup udara dunia itu adalah saat yang sangat berarti bagi hidup semua orang, sayangnya hampir semua orang tidak pernah bisa mengingat bagaimana sensasi saat pertama itu. Saat yang sama misteriusnya dengan saat-saat nanti meninggalkan dunia fana ini, saat-saat kematian.

Kata banyak orang, hari ini tanggal 4 Oktober, kamu ulang tahun. Bertahun lamanya kamu sudah menikmati berkah terlahir di dunia. Beragam pengalaman hidup tentu telah kamu dapatkan sebagai bagian dari proses pendewasaan dalam kehidupan. Tua itu keniscayaan, sedangkan menjadi dewasa dengan berbagai pengalaman hidup adalah pilihan. Bukan begitu Can?

Hari ini tanggal 4 Oktober, selamat hari lahir Candra Aji. Semoga kebahagiaan, kesejahteraan, kesehatan dan keberuntungan selalunya terlimpah untukmu dan orang-orang terdekatmu. Selamat berproses dalam hidup, selamat menentukan pilihan-pilihan baru dan menerima buah atas pilihan-pilihan yang telah kamu buat sebelumnya.

Karena hidup adalah berkah, maka nikmatilah hidup tanpa melupakan pemberi berkah.

Sekali lagi, selamat hari lahir.

Salam hangat, jabat erat dari kami: Danu Saputra, Rheinjani Dora.

Danu Saputra, Oktober 2011

One thought on “Untuk: Candra.

  1. Danuuuu dan Doraaaa.. #terharu
    Terima Kasih kuadrat ya, kalian!

    Iya benar. Menjadi tua itu keniscayaan, sedangkan menjadi dewasa adalah pilihan.
    kalian tahu? semakin aku menua, malah semakin aku waspada. Jangan-jangan dewasaku kalah cepat dengan penuaanku.

    Namun yang pasti, setiap aku melangkah InsyaAllah selalu diiringi keyakinan di dalamnya. Entah itu benar atau salah, yang penting berani melangkah dan menikmati proses hidup.

    Bukankah hidup itu sendiri adalah pembelajaran? Jadi salah berkuputusanpun bukan sesuatu yang haram, melainkan sebagai pelajaran.

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s